unas
pioneering transformation
 
beranda > berita > detail berita
 

Menteri Desa, PDT Dan Transmigrasi, Marwan Jafar Berikan Kuliah Umum Untuk Mahasiswa Universitas Nasional

Istimewa - 26 Nov 2015, 09:22 WIB
 
   
 
Menteri Desa, PDT Dan Transmigrasi, Marwan Jafar B
Program 1,5 miliar pembiayaan untuk desa pertahun telah digulir. Siapkah pemerintah di tingkat perdesaan dalam memberdayakan keuangan tersebut?
Jakarta [UNAS] - Masalah pembangunan desa menjadi topik yang hangat. Setelah keluarnya undang-undang nomor 6 tahun 2014 banyak pihak ingin mengetahui bagaimana tindakan pemerintah dalam mengangkat kesejahteraan masyarakat perdesaan.

"Siapkah pemerintah di tingkat perdesaan dalam memberdayakan keuangan melalui dana 1,5 miliar rupiah untuk desa? Lalu, setelah mendapatkan biaya tersebut, arah pembangunan seperti apa yang akan dilakukan dari desa tersebut? Serta bagaimana bersiapan pemerintah pusat dalam pengawasan dan pengontrolannya? Bagaimana pula keterpaduan dalam pembangunan dan kesejahteraan tersebut, karena tidak mudah dalam pembinaan tersebut", ujar Kepala Program Studi Administrasi Negara Universitas Nasional, Dr. Akhmad Mukhsin, M.Si, Jum'at (20/11).

Menanggapi hal itu, Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara Universitas Nasional, Kani Dwiharyani mengatakan "menurut saya pembangunan desa terhambat dan bahkan belum selesai dan sesuai dengan target yang telah direncanakan sebelumnya. Oleh karena itu, saya berharap dengan UU Desa nomor 6 tahun 2014 ini dapat terimplementasi dengan baik agar tercapai kesejahteraan masyarakat desa". Ia menambahkan pemilihan tema ini dikarenakan sesuai dengan konsentrasi yang ada di mata kuliah kami yaitu Kebijakan Publik, dimana UU Desa No 6 tahun 2014 merupakan salah satu bagian dari pembahasan yang berkaitan dengan otonomi daerah

Undang-undang nomor 6 tahun 2014 mengatakan bahwa dalam perjalanan ketatanegaraan Republik Indonesia, Desa telah berkembang dalam berbagai bentuk sehingga perlu dilindungi dan diberdayakan agar menjadi kuat, maju, mandiri, dan demokratis sehingga dapat menciptakan landasan yang kuat dalam melaksanakan pemerintahan dan pembangunan menuju masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera.

Didasari hal tersebut, Himpunan Mahasiswa Program Studi Administrasi Negara Universitas Nasional menggundang Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar untuk memberikan kuliah umum dengan tema "Peran Aktif Mahasiswa dalam Implementasi Undang-undang Nomor 6 tahun 2014". Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Blok 1 lantai 4, Jum?at (20/11)

"Harapannya dari kuliah ini mahasiswa-mahasiswi, khususnya mahasiswa Universitas Nasional dapat mengetahui dan mendalami lebih jauh lagi seluk-beluk hal yang mengenai isi dari undang-undang nomor 6 tahun 2014, serta memiliki pemikiran untuk dapat membangun masyarakat desa khususnya kampung halamannya masing-masing. Karena keuntungan apabila mahasiswa terjun ke perdesaan yaitu mereka dapat mentrasfer ilmu yang mereka dapatkan dibangku perguruan tinggi untuk memberikan ide-ide dalam pembangunan perdesaan", tutur Dr. Akhmad Mukhsin, M.Si.

Dalam paparannya, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Marwan Jafar mengatakan program pembiayaan desa digunakan salah satunya untuk membangun infrastruktur. Pembangunan infrastruktur ini menggunakan pola padat karya yang akan membantu meningkatkan perekonomian desa dan juga bangsa. "Ini adalah solusi kongkrit untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Pola ini menyerap banyak tenaga kerja dan akan membantu secara signifikan terhadap negara sebesar 0,9 % membantu perekonomian rakyat, 2 % menekan kemiskinan dan 2 % menghapuskan pengangguran," ungkap Marwan.

Menanggapi kegiatan yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Administasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Marwan memiliki komentar tersendiri. "Kegiatan ini sangat positif dan merupakan bagian dari sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah. Ini penting karena kegiatan ini merupakan embrio dari program Link & Match agar para lulusan perguruan tinggi lebih produktif dan memiliki sinergi dengan dunia kerja. Yang paling penting, mahasiswa memahami program-program pemerintah dan pertanyaan yang muncul dapat dijawab secara langsung oleh pemerintah," tuturnya.


---- Selesai -----

Tentang Universitas Nasional
Dapat dilihat dari website berikut : www.unas.ac.id

Untuk keterangan lebih lanjut, silahkan menghubungi:
Dian Metha Ariyanti
Manajer UPT Marketing & PR
Universitas Nasional
Tlp. 021-7806700
Fx. 021-7802718
Email: metha_mpr@civitas.unas.ac.id
pr@civitas.unas.ac.id
 
 

Berita Lainnya


13/01/2016
Chung Ang University: 5 Tahun Sambangi Unas
05/01/2016
Pengabdian Masyarakat: Pelatihan Pembuatan Tahu Bebas Bahan Pengawet
31/12/2015
Perubahan Struktur Pimpinan Universitas Nasional
22/12/2015
Razia Bersama, Kampus Universitas Nasional Bersih Narkoba
21/12/2015
RAZIA BERSAMA, KAMPUS UNAS BERSIH NARKOBA
30/12/2015
ABANAS Korea Terima Kunjungan Kaya University
15/12/2015
Kosakata Baru Untuk KBBI
11/12/2015
UNAS-UNISZA Kolaborasi Program Sukarelawan
10/12/2015
Bank Mandiri Seleksi Alumni UNAS Jadi Pegawai
10/12/2015
Seminar Peran Multidisiplin Ilmu Untuk Pembangunan Nasional
 
tentang unas
 
jenjang akademik
kemahasiswaan
kerjasama
p2m
 
 
 
Tentang Unas
 
Jenjang Akademik
Fakultas / Akademi
 
Badan / Biro
Kemahasiswaan
 
Layanan
Kerjasama
 
P2M
 
Tautan Lainnya

Find us:
unas
Jl. Sawo Manila, Pejaten
Ps. Minggu Jakarta 12520
 
Telp: (021) 7806700
Faks: (021) 7802718
Email: info@unas.ac.id
 
Soc-med & Feed
 
 
Follow UnasonUnas Google+
Unas on Youtube
 

  best viewed at 1024x768 resolution Design and constructed by BPSI © 2011-2012 Universitas Nasional, all right reserved.